Oleh : Hamzah Ali Ahmadi

Santri Khatamun Nabiyyin

Pada era milenial ini, banyak para pemuda dan pemudi yang sering merunduk ketika sedang berkumpul dengan teman lainnya. Bahkan bukan para pemuda dan prmudi nya saja, ada pula para orang tua pun kini terpengaruh oleh si persegi panajang(Handphone). Tapi, dari merunduk tersebut kita juga bisa mendapatkan sebuah prestasi yang bisa membanggakan orang sekita kita bahkan mengharumkan nama negara.

Tidak banyak orang yang berargumentasi tentang negatif nya ketika kita sedang berkumpul bersama teman-teman dan kita fokus kepada hp kita masing-masing. Nah kita tidak bisa langsung menuduh orang lain tanpa melihat nya terlebih dahulu, apakah dia memang sedang sibuk dengan game nya atau dengan sesuatu yang urgen. Sebagaimana kita ketahui, game di kalangan orang tua banyak yang melarang anak nya untuk bermain game, akan tetapi ketika sang anak mulai risih dengan celotehan orang tua nya, yang ada hanya lah sebuah pemberontakan terhadap orang tua nya.

Kita tidak bisa menyalahkan game nya tetapi salahkan diri kita masing-masing ketika kita sudah berlebihan saat bermain game. Banyak hal yang positif dan negatif ketika kita bermain game, hal yang negatif nya mayoritas menjadi lebih kurang harmonis ketika di sosial atau di dunia nyatanya. Tetapi ketika orang tua memang mensuport anak nya bermain game untuk mengharumkan negara nya, hal tersebut termasuk dari segi positif nya. Sama hal nya hidup ini, dalam hidup tidak selama nya manis, tidak selama nya diatas dan tidak selama nya kita selalu dibawah.

Begitu pesat nya dalam masalah si persegi panjang ini (Handphone), dari mulai ocehan-ocehan yang membuat orang lain merasa tersakiti, sehingga menimbulkan saling bermusuhan terhadap satu sama lain. Bahkan, menimbulkan sebuah kematian yang tak terduga. Sudah banyal kejadian-kejadian atas kelalain diri kita sendiri dan sebenarnya kita sudah mengetahui bahwa hal tersebut bisa membahayakan diri kita sendiri, contoh kecil nya saja ketika kita melontarkan sebuah komentar disebuah status orang lain, lama-kelamaan akan menimbulkan masalah besar.

Banyak yang harus kita raih dalam hal yang positif dari menggunakan si persegi panjang ini, seperti bermain game untuk tujuan mengharumkan negara kita, untuk berdakwah yang memang tidak menebarkan sebuah perpecahan melainkan untuk menyatukan sebagaimana yang telah tercantum di dalam Bhineka Tunggal Ika. Tidak ada agama yang mengajarkan sebuah kejahatan, kejahatan itu muncul karena ketiadannya akhlak yang tertanam didalam hati seseorang. Kita boleh merunduk, tetapi kita harus bangkit ketika kita ingin berusaha untuk suatu hal yang besar. Tidak ada hal yang tidak mungkin untuk mewujudkan nya demi mengharumkan keluarga dan mengharumkan Negeri ini.

Sudah banyak para manusia-manusia berprestasi dari berbagai hal, contoh nya dari game tersebut. Kini pemerintah mensuport dengan ada nya ajang bermain game online yang diikuti oleh para gamers diseluruh dunia. Namun, kita harus tetap menjaga kesehatan ketika kita bermain game. Karena kesehatan lebih mahal dari hadiah yang diberikan oleh pihak yang mengadakan ajang tersebut.

Memang banyak orang yang berfikir buat apasih main game online sampai rela begadang setiap hari. Nah, sekali lagi tidak selamanya generasi merunduk itu masuk kepada hal yang negatif saja tetapi kepada hal positif yang mana sudah dijelaskan di paragraf sebelum nya. Maka, jadilah manusia yang bijak dalam menggunakan si persegi panjang tersebut.

Jangan ada lagi korban dari kelalain diri kita sendiri dan jangan selalu meremehkan sesuatu yang kecil, karena suatu masalah kecil bisa di besar-besarkan, apalagi pada zaman saat ini sudah mudah sekali membesarkan masalah sepele yang berlandaskan dengan sebuah kertas bernominal.

Tinggalkan komentar